Inilah kisah cintaku… Simak baik-baik ya Sobat!!!!

Cintaku kandas ditelan badai.
Lalu…
Cintaku tumbuh semerbak mewangi seharum kesturi.
Cintaku pesona taman firdaus, istana syurga.
Cintaku  getar tak berujungku beresonansi.
Cintaku reaktan yang mengubah substansi jarak dan waktu menjadi elektrolit cinta.
Cintaku lintas semesta, browsing tak berujungku mengertinya.
Cintaku adalah jaring-jaring sutra yang menyusup lembut ke dalam setiap sel-sel tubuhku.
Cintaku setetes asa penawar dahaga yang lapang.
Cintaku yang lembut tersapu kabut.
Cintaku adalah ketakutan yang membelenggu.
Cintaku nanar… Oh,
 
Tetapi, aku masih mampu berbisik..
Cintaku tak sedalam samudra,
cintaku tak setinggi langit di angkasa,
cintaku tak sebesar dunia,
cintaku tak seluas jagad raya ini,
cintaku bukanlah kesempurnaan..
Lalu?? ….
Baiklah akan kusampaikan:
“Cintaku adalah keabstrakan yang tiada berpenghujung.
Cintaku adalah misteri yang tak terkuak.
Cintaku adalah rasa yang tak terdefinisikan”.

Semarang, 29 Desember 2011     8:16 WIB

Marya Qibtiyah

Dalam “Desember yang Dingin”

About maryaqibtiy

I'm a girl. I had never been to school in Semarang State University majoring in mathematics S1. Currently, I work at Al Madina Islamic elementary school , as a math teacher..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s